Posted in My Life

Road to Other Dreams Come True

1145-cartoon-family-background-vectoriousnet Hari itu Jumat tanggal 21 Juni 2013. Seharusnya saya ada di Medan untuk ikut rapat alokasi energi se-Sumatera. Tapi berhubung baru dikabari dua hari sebelumnya dan saya sudah ada jadwal lain yang sebenarnya pribadi tapi cukup penting, maka bukannya ada di salah satu kantor perusahaan listrik negara yang berlokasi di Medan, saya justru mendampingi suami saya di kantor salah satu Bank milik pemerintah di bilangan Cinde, pusat kota Palembang ini (tentu saja sebelumnya sudah izin dengan atasan saya).
Ya, kami saat itu melaksanakan akad kredit jual-beli rumah. Setelah kurang lebih dua bulan survey lokasi dan kondisi beberapa rumah yang sedang dijual, akhirnya kami memilih salah satu rumah di perumahan bernuansa cukup asri di daerah Lebak Kranji, Bukit Lama.
Rumah bertema minimalis dan lokasi di wilayah bukit memang jadi impian saya, dan ternyata suami saya juga jatuh cinta dengan suasana di perumahan tersebut. Ditambah lokasi yang sepertinya bebas banjir dan macet, kami pun sepakat memilih rumah di sana. Kebetulan pula masih ada rumah di posisi sudut yang biasanya jadi incaran, membuat kami nekat memilihnya, walau besarnya cicilan mengharuskan permohonan kredit diajukan dengan join income suami-istri. Dan resmilah terbukanya jalan memiliki rumah impian…

Tapi ada satu hal lagi yang membahagiakan pada hari itu.

Setelah dua hari terlambat datang bulan , pagi itu saya mencoba pakai test pack dan ternyata hasilnya positif.
Gak cukup yakin, sorenya kami ke dokter untuk memastikan. Dan ternyata, setelah Dr.Marina (Dokter SpOg yang sejak 2 bulan sebelumnya saya pilih untuk konsultasi dan program kehamilan) memeriksa dengan USG, memang terlihat kantong kehamilan yang masih kecil banget. Kesimpulannya, memang bener positif. Terhitung 4 minggu dari tanggal hari pertama mens terakhir. Alhamdulillah… Terbuka juga jalan untuk punya momongan setelah 2 tahun lebih penantian.

Terbersit pula rasa syukur karena saya gak berangkat ke Medan, sebab di awal kehamilan kan sangat gak dianjurkan untuk bepergian jauh. Semua memang sudah diatur…

Well,  jalannya memang masih cukup panjang. Rumah yang kami beli masih belum benar-benar selesai dibangun, belum layak huni. Kalau nanti sudah, masih juga perlu banyak pengeluaran untuk mengisinya dengan perabot rumah tangga sebelum benar-benar bisa dihuni.
Bayi ini juga, masih 9 bulan pertumbuhannya hingga siap untuk hadir di tengah-tengah keluarga kami. Semoga, semuanya berjalan lancar tanpa ada kendala berarti. Semoga anak ini bisa tumbuh dengan baik, sehat, hingga nanti tiba saatnya lahir ke dunia. Aaminn.

Gambar : vectorious.net

One thought on “Road to Other Dreams Come True

Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s