Posted in Review

Tangled (2010)

Image
poster

Film yang satu ini termasuk film 3D yang saya tunggu-tunggu, sejak melihat trailernya di prelude beberapa film yang saya tonton sebelumnya. Rapunzel, adalah salah satu tokoh fable alias dongeng yang kurang saya kenal. Yeah… at least saya tau Rapunzel itu seorang gadis yang rambutnya panjaaaaaaaaaaaang banget. Dia tinggal di atas menara, trus rambutnya yang dikepang itu bisa diulur dari atas menara sampe ke tanah untuk dipake orang lain naik ke atas menara tersebut. Tapi hanya sebatas itu yang saya tau. Siapa gadis itu, putri raja atau gadis biasa, kenapa di atas menara, lalu siapa pangeran atau ksatria impiannya, saya gak pernah tau karena belum pernah baca atau dengar ceritanya secara utuh sejak saya kecil.
Dan terlepas dari modifikasi Disney terhadap alur cerita asli fable (biasanya Disney menambah unsur ceria dan memberi akhir yang bahagia), saya bisa tau cerita lengkap Rapunzel dari film Tangled ini.
Maka meski tanpa didampingi suami tercinta, saya meluncur ke XXI EX, kemudian memesan seat di posisi yang nyaman tepat di tengah-tengah studio, lengkap dengan 1 porsi popcorn asin small plus iced blendchinno (hmm…. what a pleasure). Pasang kacamata 3D yang besar dan tebal itu, and…. Action!

Image
Mother Gothel

Cerita berawal dari adanya bunga ajaib bersinar keemasan di sebuah lembah. Konon, bunga ini punya khasiat membuat awet muda dan mengobati. Mother Gothel, seorang wanita yang terobsesi untuk selalu awet muda pun menemukan bunga ini dan menggunakannya selama ratusan tahun, tapi kemudian bunga itu diambil oleh pengawal kerajaan  untuk mengobati Permaisuri yang sakit saat hendak melahirkan. Bunga itu pun dipakai, sehingga putri yang dilahirkan memiliki rambut berwarna emas. Dialah Rapunzel. Masih terobsesi dengan khasiat bunga tersebut, Mother Gothel menculik Rapunzel dan membawanya untuk tinggal di sebuah menara. Rapunzel pun tumbuh dengan Mother Gothel sebagai ‘ibu’-nya.

Hingga beranjak remaja, rambut Rapunzel tak pernah dipotong karena saat dipotong rambut itu kehilangan warna emas serta khasiatnya. Maka Mother Gothel memakai khasiat bunga emas di rambut Rapunzel dengan menyanyikan lagu yang membuat rambut itu berpijar dan dapat membuat awet muda. Rapunzel juga dilarang untuk keluar selangkahpun dari menara itu, agar tak ada yang mengetahui jati dirinya. Untuk keperluan mereka, Mother Gothel sesekali keluar dengan menggunakan rambut Rapunzel untuk naik-turun menara.
Tapi Rapunzel penasaran dengan ‘bintang-bintang’ kecil yang seakan beterbangan nun jauh di sana, tepat di malam ulang tahunnya. Hingga menjelang hari ulang tahunnya yang ke-18, Rapunzel meminta izin keluar untuk mencari tau apa sebenarnya ‘bintang-bintang’ kecil itu. Tapi apapun alasannya, Mother Gothel tidak mengizinkan.

Maka dengan bantuan Flynn Rider, seorang pemuda yang tanpa sengaja ditemuinya, Rapunzel melarikan diri tepat pada hari ulang tahunnya, saat Mother Gothel sedang keluar untuk beberapa hari.
Tanpa diduga, banyak hal yang dipelajari oleh Rapunzel selama perjalanannya. Bukan hanya hal yang dinantikannya yaitu melihat dari dekat ‘bintang-bintang’ yang selama ini hanya dapat ia pandangi dari balik jendela. Semua tentang impian, pengkhianatan, kekecewaan, kemarahan, kesedihan, dan tentu saja cinta ia dapatkan.

Lucu, romantis, penuh lagu dan tari layaknya opera, memang ciri khas adaptasi fable oleh Disney. Dan kini efek 3D yang maksimal menjadi sensasi tersendiri untuk memanjakan mata. I love it!
Adegan yang paling saya suka adalah saat klimaks di mana Rapunzel dan Flynn naik perahu di antara lampion-lampion yang bertebaran di udara. Lagu ‘I See The Light’ juga mendukung adegan ini, membawa angan saya tentang bahtera yang baru saja saya masuki, yaitu pernikahan (loh, kok jadi dihubungkan ke sana ya? :P). Semua jadi terasa indah.

Image

Hmm… meski banyak orang berpendapat bahwa gemar nonton film kartun itu kekanak-kanakan, I don’t care. Well I like it, so what? yang penting saya terhibur dan dapat menerima pesan baik dari film tersebut😉

Sumber gambar : disney.wikia.com, 4.bp.blogspot.com, io9.com

Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s